Media Info Kampus, Beasiswa, Tips dan Berita Pendidikan

MENRISTEKDIKTI: Lebih Baik Tutup Perguruan Tinggi yang Suka “Bermain-main”

Itukah.com -  Nyatanya Dikti yang telah mengeluarkan beberapa daftar Perguruan Tinggi yang di Nonaktifkan oleh Kemenristek Dikti masih saja berlanjut banyak PT diluar sana yang bermain-main dengan sistem yang diberlakukan saat ini. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menghadiri Rapat Kerja Nasional III Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) di Universitas Yarsi Cempaka Putih. Rakernas ABPPTSI III tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum ABPPTSI Thomas Suyatno, Ketua Yayasan Yarsi Jurnalis Udin, Ketua Dewan Pertimbangan ABPPTSI Djoko Santoso, Ketua Umum Forum Rektor ABPPTSI Budi Jatmiko, dan Rektor PTS Indonesia.

MENRISTEKDIKTI: Lebih Baik Tutup Perguruan Tinggi yang Suka “Bermain-main”

Menteri Nasir mengingatkan Perguruan Tinggi yang sedang konflik, “Semua ijin yang dikeluarkan dari kementerian itu dijadikan dasar pemikiran utama, jangan bermain dalam hal ini. Jika melakukan hal itu maka kita tutup”. Menteri Nasir akan secara tegas menindak perguruan tinggi yang suka “bermain”, seperti mengeluarkan ijazah palsu.


Lihat Juga: Inilah Daftar 239 Perguruan Tinggi yang Dinonaktifkan Kemenristek Dikti

Saat ini pembinaan PTS menjadi sangat penting, bukan pembinasaan. Pembinaan kedepan juga akan melibatkan tim dari Kemenristekdikti, Kopertis, Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI), ABPPTSI, dan pemangku kepentingan lainnya.

Kepada Kopertis, Menristekdikti menghimbau agar melakukan pembinaan dengan baik. “Untuk kopertis jangan datang pada saat wisuda saja, tapi datang untuk pembinaan juga,” ujar Menteri Nasir.

Lihat Juga: Inilah 11 Daftar Kampus Terbaik di Indonesia Menurut Kemenristek Dikti 2016

Menanggapi hal tersebut, ketua umum ABPPTSI Thomas Suyatno mengatakan siap menjadi tim dalam pembinaan perguruan tinggi yang masih bermasalah.

“Menjadi tim pembinaan ini merupakan penghargaan dari Menristekdikti. Melakukan pengawasan belakangan, yang terpenting adalah pembinaannya,” ujar Thomas yang juga Mantan Rektor Universitas Atma Jaya.

Sumber: Dikti
Ayo Gabung di Grup: SNMPTN dan SBMPTN [All Years]

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "MENRISTEKDIKTI: Lebih Baik Tutup Perguruan Tinggi yang Suka “Bermain-main”"

Posting Komentar

Jika ingin yang ditanyakan jangan segan-segan untuk berikan di Form Komentar dibawah ini.